Kamis, 10 Januari 2013

Kelebihan Dan Kelemahan Windows 8

Sebelum mengunakan Sistem Operasi yang satu ini, ada baik nya sobat memahami segala kekurangan dan kelebihan Sistem Operasi Windows 8 terbaru ini, berikut saya akan membahasas sedikit Kelebihan dan kekurangan Windows 8 ini.

Kelebihan :

1.Dioptimalisasi untuk layar sentuh
Windows 8, interfacenya yang dijuluki sebagai Metro benar-benar dioptimalkan untuk sentuhan dengan wujud ala interface Windows Phone.

2. Mendukung chip ARM
Windows 8 mendukung perangkat yang memakai infrastruktur chip ARM. Hal ini diharapkan memperluas jangkauan Windows 8 di arena tablet, mengingat kebanyakan tablet yang beredar saat ini memakai chip ARM.

3. Waktu boot yang singkat
Boot Windows 8 dalam demonya hanya berlangsung dalam 8 detik. Sebuah waktu yang jauh lebih singkat dibanding booting di Windows versi sebelumnya.

4. Windows 8 tidak membutuhkan upgrade PC
Microsoft menyatakan komputer yang bisa menjalankan Windows 7 dapat pula menjalankan Windows 8 sehingga user tak perlu upgrade PC. Menurut Microsoft, prosesor Intel Atom dan RAM 1 GB sudah cukup untuk menjalankan OS ini

5. Toko aplikasi Windows Store
Windows 8 akan memiliki toko aplikasi sendiri yang dinamakan Windows Store. Windows Store menyediakan berbagai aplikasi yang dioptimalkan untuk Windows 8.

6. Mendukung NFC (Near Field Communications)
Windows 8 akan mendukung NFC, sebuah teknologi yang kegunaanya antara lain untuk transaksi keuangan digital. Tablet yang memakai Windows 8 pun kemungkinan besar akan otomatis menyertakan fitur ini.

Kelemahan :

1. Tumpang tindih Metro UI dan Aero UI.
Developer menemukan adanya pergantian secara terus-menerus yang terjadi antara tile-based Metro UI dan glassy Aero UI. Hal tersebut dinilai tidak masuk akal dan sangat membingungkan. Berpindah dari aplikasi Metro dan aplikasi desktop sangat sulit dilakukan.

2. Tidak ada opsi untuk mengubah tiles menjadi icons.
Ukuran tiles terkecil, tampilannya masih terlalu besar. Saat nantinya kita menginstall banyak aplikasi maka screen Metro akan terlihat semrawut.

3. Sulit berpindah antar screen.
Tidak adanya fungsi Alt-Tab seperti saat bekerja dengan desktop dan keyboard untuk berganti dari satu app ke app yang lain mungkin merupakan hal yang sangat sulit. Sebagai gantinya, di Windows 8 Metro UI kita tidak bisa menggunakan pointer atau finder untuk meletakkan screen di sisi kiri dan melakukan drag. Kedengarannya sangat sepele, tapi masalah akan muncul saat kita bekerja dengan banyak aplikasi. Tidak ada cara cepat dan mudah untuk berganti antar aplikasi. Jika menggerakkan mouse ke arah kiri maka sebuah icon akan pops up. Dan jika tidak tepat maka kita harus klik beberapa kali atau mencoba lagi.

4. Metro multitasking.
Jika sobat menggunakan aplikasi Metro (untuk tablet) di Windows 8, screen akan menampilkan dua aplikasi secara berjajar. Untuk pemula hal itu tidak akan menjadi masalah besar. Namun bagi advanced user, kemampuan Metro dengan multitasking hanya untuk dua aplikasi merupakan kelemahan yang fatal.

5. Metro.
Metro memang bisa bekerja baik di tablet tapi UI tersebut sangat tidak kompatibel jika digunakan pada desktop. Sulit dilakukan untuk sobat yang menggunakan Notebook. Sehingga secara default Windows 8 tidak mungkin bisa melakukan booting ke Metro UI. Dengan kata lain Microsoft perlu memberikan kill-switch untuk mematikan Metro UI.

6. konten Flash di Tablet PC.
Ternyata Microsoft memang sengaja membuat Windows 8 ini tidak bisa mendukung konten Flash di Tablet PC. Alasan Microsoft melakukan hal ini adalah untuk menghemat baterai Tablet. Selain itu juga dapat melindungi privasi Tablet kita dan meningkatkan keamanan. Hal ini dikarenakan pada beberapa aplikasi dan perangkat elektronik lainnya, penggunaan konten Flash justru menyebabkan data rusak atau crash.


Sumber : http://ilmuko.blogspot.com/2012/06/kelebihan-dan-kelemahan-windows-8.html

7 Keajaiban Cinta

Setelah beberapa waktu yang lalu, 7 keajaiban dunia sudah ditentukan melalui voting atau dipilih dari suara terbanyak. Begitu dahsyatnya dan begitu kagumnya ketika kita mengetahui jika didunia ini banyak sekali keajaiban-keajaiban, tentunya semua itu menandakan kebesaran Tuhan yang harus selalu kita syukuri.

Ketika didunia yang luas ini dipilih hanya 7 keajaiban dunia, sungguh seakan keajaiban dunia yang lainnya terlantar, sebenarnya banyak sekali, mungkin bilangan 7 hanyalah sebuah simbol untuk mewakili keajaiban-keajaiban yang lain. Namun dikesempatan kali ini, bukan 7 keajaiban dunia yang akan dibahas, melainkan 7 Keajaiban Cinta.

Jujur dan terus terang, kita semua terkadang melupakan keajaiban-keajaiban yang sebenarnya sangat dekat sekali dengan kita. Salah satunya keajaiban dalam cinta. Pernahkah anda sekalian merasakan keajaiban-keajaiban dari cinta?. Ataukah anda hanya merasakan sakitnya saja, atau mungkin hanya merasakan cinta itu seperti itu saja.

Ayo kita sama-sama membongkar 7 keajaiban cinta disini. Sudah siapkah .... Let's Goo ...

7 Keajaiban Cinta adalah:

1. Cinta Penyembuh Sakit

Percayakah anda, jika cinta adalah suatu obat yang ampuh untuk mengobati penyakit seberat apapun, cinta adalah obat yang indah, tidak menyakitkan dan tidak pula pahit. Oke kita buktikan, Ketika kita sakit, sendiri dikamar, atau sendiri berbaring di rumah sakit, apa yang akan kita rasakan, pasti tambah sakit ... hehhehe.. aduh.. aduh ... tak sembuh-sembuh ... sudah sakit, sendiri lagi ... ketika ada barengnya, ada orang sakit lagi, sedikit seneng, karena ada yang bisa diajak ngobrol. Walaupun yang menemani kita adalah orang tua atau saudara, namun masih belum terasa ringan sakitnya. Nah, kalau kita dijenguk dengan orang yang benar-benar kita cintai, sayangi, selain orang tua dan sanak saudara, apa yang akan terjadi .... hati menjadi senang .. gembira ... sakit tak terasa .. bahkan ada yang langsung sembuh ... apalagi didatangi oleh fans kita ... langsung loncat-loncat ... dan sembuh. hehehe :)

Penyakit apapun dapat disembuhkan dengan cinta, seperti pembahasan disini dan disini.

2. Cinta Penunda Kiamat

Waaw ... benarkah jika cinta adalah penunda kiamat ... lebih detailnya lihat disini >>> Cinta Tiada, Kiamat Tiba

3. Cinta membuat orang pintar jadi Bodoh

Sungguh, cinta dapat merubah segalanya, orang pintar pun akan menjadi bodoh karena cinta, contohnya apa ... ketika orang pintar bertemu dengan orang yang ia cintai baru semenit yang lalu, sikapnya, kelakuannya, akan berubah, kadang akan banyak kesalahan dalam tingkahnya, perlakuannya dan lain-lain. Hebat benar cinta itu, dapat membodohkan orang pintar. :)

4. Cinta membuat orang bodoh jadi pintar

 Nah, ini kebalikannya, cinta juga dapat membuat orang bodoh jadi pintar, orang bodoh itu relatif yaa ... namun ini kenyataan, jika cinta dapat memper-pintar orang bodoh. Jika misalkan disekolah, ia tak bisa pelajaran matematika, karena ada yang dicintainya, ia berani maju mengerjakan soal matematika sesulit apapun. hehehe. Misalnya seperti itu. Jadi cinta penting neh dalam pendidikan. hehehe

5. Cinta Menguatkan Orang yang Lemah

 Karena cinta, selemah apapun anda, sekurus apapun anda, tetapi jika sudah karena cinta, apapun dilakukan. Sudah mengerti dirinya tidak akan bisa melawan Chris john namun karena cinta, ia akan kuat dan berani untuk mengalahkan crish john, walau pada akhirnya, KO 1 ronde saja. hehehe

6. Cinta Melemahkan orang yang kuat

Tak penting seberapa besar badan anda, se-atletis apa tubuh anda, minum obat kuat pun tak akan menjadikan anda kuat jika sudah kena cinta, anda akan klepek-klepek dengan cinta, tak berkutik sudah .... Mungkin bisa jadi anda berani melawan Mike Tyson, tetapi apa anda berani dengan wanita yang anda cintai .. week,,, :p sungguh wanita itu aneh. :)

7. Cinta pembawa kedamaian abadi

 Yang terakhir dari 7 keajaiban cinta ini adalah bahwa cinta adalah pembawa kedamaian abadi. Karena cinta, dunia damai. Karena cinta pula surga menjadi indah. Karena cinta, rumah sederhana jadi istimewa, karena cinta. Mengubah sesuatu yang kurang menjadi sempurna.


Sumber : http://www.dycko-novanda.com/2011/12/7-keajaiban-cinta.html

Hadirnya Teknologi 4G di Indonesia, Akankah Menjadi Revolusi Internet Mobile?

Belakangan ini kita sering mendengar digembar-gemborkannya teknologi wireless 4G. Banyak vendor dan operator yang berlomba-lomba untuk menghadirkan teknologi ini. Apabila kita ingin mengintip sedikit ke situs-situs berita teknologi, maka kita akan melihat bahwa terdapat banyak berita-berita yang mengindikasikan hadirnya 4G sebagai teknologi masa depan.

Sekarang, inilah yang ingin kita lihat: bagaimanakah sebaiknya XL sebagai salah satu pemain besar dalam industri pertelekomunikasian sebaiknya ,menghadirkan layanan 4G ini kepada para pelanggannya?

Definisi 4G

Sebelum lebih lanjut membahas mengenai bagaimana memberikan layanan 4G, ada satu pertanyaan yang harus dijawab: sebenarnya apa yang dimaksud dengan 4G?

4G merupakan generasi keempat dari sistem komunikasi seluler. Sebenarnya saat ini konsep dan definisi dari sistem yang disebut generasi keempat ini masih berkembang dan berubah-ubah. Namun, biasanya yang disebut sebagai 4G adalah sistem yang bisa memberikan kecepatan transfer data hingga 100 Mbps untuk seorang pelanggan secara wireless. Ini berarti memberikan layanan transfer data yang sangat cepat, lebih cepat daripada koneksi broadband rata-rata saat ini – secara wireless.

Ke depannya, ada dua macam teknologi yang menjadi poros dari perkembangan teknologi 4G, yaitu wimax dan LTE. Kedua teknologi ini diharapkan dapat menyediakan layanan akses data wireless dengan kecepatan tinggi bagi pelanggan.

Sejak dirintisnya kedua teknologi tersebut, sudah terjadi semacam ‘perang’ antara keduanya untuk dapat merebut tahta pemenang dalam perlombaan generasi keempat. Meskipun begitu, perkembangan saat ini menunjukkan adanya kecenderungan bagi LTE untuk muncul sebagai pemenang dalam lomba ini, dikarenakan sifat dasar LTE yang lebih cocok dengan jaringan GSM sebagai jaringan mobile yang dominan saat ini.

Resiko implementasi 4G

Terlepas dari teknologi yang digunakan, perlukah XL menyediakan layanan 4G untuk meningkatkan performa jaringannya demi para pelanggannya? Banyak pertimbangan yang harus dilihat apabila XL ingin menyediakan layanan baru yang memiliki dasar teknologi baru. Banyak faktor ketidakpastian yang harus dipertimbangkan menyangkut sebuah teknologi baru. Apakah akan ada pasar yang mengadopsi teknologi ini? Apakah teknologi ini sudah dapat digunakan secara luas? Apakah teknologi ini dapat digunakan untuk mendapatkan keuntungan tambahan? Apakah teknologi ini akan merusak value chain yang sudah ada?

Ada baiknya kita melihat kembali ke belakang sebelum melanjutkan analisa mengenai apakah teknologi 4G harus diadopsi di Indonesia atau tidak.

Kesalahan yang bias dijadikan acuan adalah dalam implementasi 3G. Penyedia layanan sebelumnya bersikap optimis akan pasar 3G yang dihadirkan sebagai sebuah bentuk komunikasi mobile broadband, setelah kesuksesan yang dialami oleh generasi pendahulunya yaitu 2G. Banyak investasi yang sudah ditanam dengan harapan 3G dapat memberikan banyak keuntungan. Namun, yang terjadi adalah 3G gagal untuk meraih target pasar yang sebelumnya telah ditetapkan. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kegagalan pada 3G.

Beberapa faktor utama yang menyebabkan kegagalan pada 3G adalah sebagai berikut: pertama, pada saat 3G diluncurkan tidak ada ponsel yang bisa menghadirkan layanan multimedia yang baik. Perangkat lunak yang ada pada ponsel tidak bisa menampilkan layanan internet sebaik apa yang bisa didapatkan oleh pelanggan apabila menggunakan komputer. Ini menjadi salah satu penyebab internet mobile tidak terlalu populer pada saat itu. Yang kedua, 3G hadir dengan janji akan adanya killer apps, aplikasi-aplikasi canggih yang menyediakan layanan-layanan menarik bagi pengguna internet mobile. Namun, pada kenyataannya, tidak ada aplikasi yang benar-benar bisa dikatakan tergolong sebagai killer apps pada saat 3G diluncurkan.

Dari sini bisa ditarik kesimpulan, bahwa faktor penyebab kegagalan generasi sebelumnya terletak kepada tidak adanya konten dan aplikasi yang cocok untuk penggunaan internet mobile. Apabila kita berangkat dari anggapan ini untuk melihat apakah 4G akan sukses ke depannya, kira-kira apakah 4G akan bernasib sama dengan 3G apabila diimplementasikan?

Tren internet mobile di Indonesia

Permasalahan apakah teknologi 4G akan berhasil di masa depan kembali kepada bagaimana masyarakat di Indonesia menggunakan internet secara mobile. Pada kenyataannya, saat ini penggunaan ponsel untuk layanan data semakin meningkat. Berdasarkan data yang didapatkan dari XL, penggunaan komunikasi data secara mobile sudah menjadi salah satu sumber revenue utama selain panggilan voice dan layanan SMS dengan persentase hingga 7%. Dari 32.6 juta pengguna layanan XL, sekitar 12.4 juta pelanggan sudah menggunakan layanan data berbasis GPRS.

Lantas apa yang mengakibatkan terjadinya peningkatan ini? Ini tidak terlepas dari adanya konten berbasis internet semacam situs jejaring sosial maupun layanan instant messaging.

Selama beberapa tahun terakhir ini, internet berkembang dalam kerangka yang oleh orang-orang disebut sebagai web 2.0. Sebuah paradigma di mana isi dari internet tidak diisi hanya oleh segelintir orang, melainkan di mana semua pengguna internet menjadi pengisi konten dari internet itu sendiri.

Bisa kita lihat, inilah yang sedang terjadi saat ini. Situs-situs di mana user bisa berkontribusi memberikan konten mereka sendiri untuk bisa dilihat oleh para pengguna internet bermunculan di mana-mana, seperti blog, youtube, dan beragam situs lainnya.

Selain itu, generasi muda saat ini lebih bersifat terbuka. Hal ini bisa dilihat dari maraknya pengguna jejaring sosial seperti facebook dan twitter yang aktif di Indonesia. Bahkan, saat ini untuk situs jejaring sosial twitter, Indonesia menempati peringkat pertama dalam hal jumlah pengguna. Sifat dasar manusia sebagai makhluk sosial ini yang kemudian mengarahkan teknologi telekomunikasi internet menjadi sebuah teknologi yang berperan sebagai sarana penghubung dan penggerak antar manusia.

Faktor-faktor di atas menunjukkan bagaimana pasar internet mobile di Indonesia merupakan pasar yang sangat menjanjikan, dengan jumlah pengguna yang banyak dan aktif.

Konten yang membutuhkan kecepatan tinggi

Tidak hanya didorong oleh hadirnya situs-situs jejaring sosial maupun instant messaging, saat ini hadirnya konten-konten di internet yang membutuhkan koneksi data berkecepatan tinggi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi user untuk mengadopsi koneksi broadband.

Saat ini di internet kita sudah bisa melihat berbagai konten yang bisa dikatakan tergolong ‘berat’, dalam artian konten ini akan menelan bandwidth dalam jumlah besar.

Sebut saja salah satu di antaranya adalah layanan streaming video definisi tinggi. Layanan ini dapat menghadirkan video dengan kualitas gambar yang sangat jernih kepada seorang pelanggan melalui koneksi internet. Saat ini di negara lain layanan seperti ini sudah mulai umum digunakan, dan tidak menutup kemungkinan bahwa di Indonesia layanan seperti ini juga akan menjadi populer.

Selain itu, ada juga paradigma baru yang disebut sebagai cloud computing. Cloud computing merupakan sebuah sistem di mana aplikasi, data, dan resource lainnya yang dibutuhkan disimpan pada sebuah server yang digunakan oleh banyak user bersama-sama. Cloud computing merupakan salah satu konsep yang menarik, dikarenakan user dapat bergantung sepenuhnya kepada internet untuk memenuhi kebutuhannya dalam penggunaan media digital.

Dengan contoh di atas, semakin bisa dilihat bahwa untuk ke depannya penggunaan internet akan semakin merambah ke dalam kehidupan kita. Bahkan, pada bagian berikutnya akan dijelaskan bagaimana penggunaan internet dapat menjadi bagian dari hidup kita, lebih dari sekedar mengakses konten.

Pengalaman baru dari generasi keempat

Sekarang, apakah penggunaan generasi keempat hanya berarti akses internet yang lebih cepat lagi dari apa yang kita alami sekarang? Apabila kita mendengar akses internet wireless kecepatan tinggi, mungkin yang akan muncul pada pikiran pembaca adalah sebuah kondisi di mana kita mengakses situs-situs dan layanan internet dengan lebih cepat. Namun, sebenarnya pengalaman yang ditawarkan oleh teknologi ini tidak sebatas sampai di situ. Faktanya, pengalaman yang ditawarkan jauh lebih dari itu.

Sekarang, bayangkanlah sebuah kondisi di mana seluruh benda yang ada di sekitar kita terhubung ke internet. Mulai dari kondisi di mana kita bangun, fungsi-fungsi tubuh kita dimonitor oleh berbagai peralatan elektronik yang kemudian mengirimkan data kesehatan kita ke sebuah server. Dari data di server ini, sistem rumah yang mendeteksi bahwa kita sudah bangun langsung menyiapkan berbagai hal: air panas untuk mandi, panggangan roti untuk sarapan, dan memutar sistem audio rumah sesuai dengan selera kita agar kita memulai hari dengan menyenangkan.

Setelah itu, kita tidak lagi membaca koran secara cetak. Seluruh informasi dari seluruh dunia disajikan melalui internet langsung kepada kita. Kita kemudian menghubungi teman dan kerabat kita dengan menggunakan layanan video call definisi tinggi. Segala aktivitas hidup kita tersambung dengan jaringan internet yang berpusat kepada user, mempermudah berbagai macam kegiatan yang kita lakukan dalam satu hari. Ya, ini adalah contoh dari penggunaan teknologi 4G. Dampak dari teknologi ini tidak diakibatkan oleh teknologinya sendiri, melainkan bagaimana seorang user menggunakan teknologi ini.

Mungkin saat ini bagi sebagian besar dari kita, gambaran ini masih terlihat jauh dari kenyataan. Namun, faktanya berbagai macam perkembangan teknologi di bidang jaringan komputer, biomedika, dan bidang-bidang lainnya mengakibatkan gambaran ini tidak hanya merupakan mimpi belaka, melainkan sebuah gambaran yang akan menjadi kenyataan dalam beberapa tahun ke depan.

Implementasi dan Pasar di Indonesia

Setelah mempertimbangkan resiko dan peluang yang menyertai kemungkinan diimplementasikannya teknologi 4G di Indonesia, maka kita bisa menarik banyak hal yang perlu dilakukan apabila 4G akan diimplementasikan untuk pasar Indonesia.

Yang pertama adalah bahwa konten merupakan faktor penentu dalam keberhasilan sebuah teknologi telekomunikasi. Kegagalan 3G adalah karena tidak adanya aplikasi yang benar-benar memberikan nilai tambah apabila user ingin menggunakan 3G. Di sinilah bagaimana XL juga harus memberikan perhatian lebih pada pengembangan konten yang cocok dengan 4G untuk bisa mendapatkan hasil yang maksimal dari adanya 4G.

Yang kedua adalah teknologi yang digunakan. Selain bahwa XL bisa dipastikan akan menggunakan beberapa teknologi baru untuk menghadirkan layanan 4G, bagaimana user dapat mengakses layanan 4G juga harus diperhatikan. Sampai saat ini, ponsel-ponsel yang memiliki kapabilitas untuk mengakses layanan 4G masih tergolong sebagai ponsel high-end. Melihat daya beli masyarakat Indonesia saat ini, penetrasi pasar ponsel 4G akan rendah apabila 4G diimplementasikan dalam waktu dekat. Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi akses 4G akan menjadi lebih murah, dan diharapkan dapat lebih terjangkau oleh masyarakat luas.

Kesimpulannya adalah, bahwa teknologi 4G merupakan sebuah teknologi akses broadband kecepatan tinggi yang memungkinkan seorang user mengakses berbagai konten dengan kecepatan tinggi dan juga merasakan kehidupan di era digital secara menyeluruh. Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan apabila teknologi ini akan diimplementasikan di Indonesia oleh XL. Faktor yang menjadikan pengimplementasian 4G menarik adalah jumlah pengguna internet mobile di Indonesia yang banyak dan aktif, namun faktor resiko yang harus dipertimbangkan antara lain adalah tidak adanya konten yang cukup menarik masyatakat untuk mengadopsi 4G. Di sinilah XL sebagai operator harus mengambil inisiatif dan menyiapkan berbagai layanan yang bisa memaksimalkan nilai yang diberikan 4G dalam beberapa tahun ke depan saat 4G akan mulai marak digunakan di Indonesia.

Sumber : http://aprabaswara.wordpress.com/2010/12/31/teknologi-4g/

Pengertian Android dan Fungsinya

Pengertian Android dan Fungsinya - Beberapa tahun belakangan ini istilah Android sering sekali kita dengar, baca maupun kita lihat. Pada umumnya istilah Android sering dikaitkan dengan Ponsel, smartphone dan tablet.

Penemu Android adalah Andy Rubin yang lahir pada tanggal 22 Juni 1946 di New Bedford, Amerika Serikat. Andy Rubin bersama-sama dengan Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White mendirikan Android.inc dan apada Juli 2005 dibeli oleh Google.

Nah untuk itu, kami blog PIB akan membagi informasi apa sebenarnya pengertian Android dan fungsinya kepada para pembaca setia kami.

Pengertian dan Fungsi Android

Pengertian Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dipergunakan sebagai pengelola sumber daya perangkat keras, baik untuk ponsel, smartphone dan juga PC tablet.
Secara umum Android adalah platform yang terbuka (Open Source) bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh berbagai piranti bergerak.

Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.

Semenjak kehadirannya pada 9 Maret 2009, Android telah hadir dengan versi 1.1, yaitu sistem operasi yang sudah dilengkapi dengan pembaruan estetis pada apalikasinya, seperti jam alrm, voice search, pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Hingga tahun 2012, Android telah berkembang dengan pesat. Dalam kurun 3 tahun Android telah diproduksi dalam versi, dan versi terakhir yang diproduksi disebut sebagai Android versi 4.1 atau Android Jelly Bean.

Perkembangan Android dari tahun 2009 - 2012

Android versi 1.1
Android versi 1.5 (Cupcake)
Android versi 1.6 (Donut)
Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Android versi 2.3 (Gingerbread)
Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)
Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)
Android versi 4.1 (Jelly Bean)


Sumber : http://pemudaindonesiabaru.blogspot.com/2012/09/pengertian-android-dan-fungsinya.html

Sejarah Perkembangan Internet Dunia

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Sejarah internet dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.

Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer.

Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukan "at" atau "pada". tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih. Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bias menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web. Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Internet Saat Ini

Internet dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL. Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN Messenger dan Windows Live Messenger. Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.

Budaya Internet

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Perkembangan Internet juga telah mempengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet.

Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce. Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.

Tata tertib Internet

Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket. Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan (UU ITE).

Isu moral dan undang-undang

Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999. Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam Internet.

Akses Internet

Negara dengan akses Internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar - Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses Internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan di dukungnya Internet murah dan netbook murah, hanya saja di Indonesia operator kurang fair dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu operator yang sengaja membuat "perangkap jebakan" agar supaya si pengguna Internet bayar lebih mahal sampai ber juta-juta rupiah!!, lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet akses seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus dan di kantor.

Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan Fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pen-setting-an GPRS pada ponsel Tergantung dari operator (Telkomsel, Indosat, XL, 3) yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobite) yang didownload.


Sumber : http://www.terindikasi.com/2012/04/sejarah-perkembangan-internet-dunia.html

Pengertian dan Sejarah TCP/IP

Apa itu TCP/IP ?

TCP/IP adalah salah satu jenis protokol yg memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network (jaringan). Merupakan himpunan aturan yg memungkinkan komputer untuk berhubungan antara satu dengan yg lain, biasanya berupa bentuk / waktu / barisan /pemeriksaan error saat transmisi data.

Apa yg membuat TCP/IP menjadi penting ?

Karena TCP/IP merupakan protokol yg telah diterapkan pada hampir semua perangkat keras dan sistem operasi. Tidak ada rangkaian protokol lain yg tersedia padasemua sistem berikut ini :
a. Novel Netware.
b. Mainframe IBM.
c. Sistem digital VMS.
d. Server Microsoft Windows NT
e. Workstation UNIX, LinuX, FreeBSD
f. Personal komputer DOS.

Bagaimana awalnya keberadaan TCP/IP ?

Konsep TCP/IP berawal dari kebutuhan DoD (Departement of Defense) AS akan suatu komunikasi di antara berbagai variasi komputer yg telah ada. Komputer-komputer DoD ini seringkali harus berhubungan antara satu organisasi peneliti dg organisasi peneliti lainnya, dan harus tetap berhubungan sehingga pertahanan negara tetap berjalan selama terjadi bencana, seperti ledakan nuklir. Oleh karenanya pada tahun 1969 dimulailah penelitian terhadap serangkaian protokol TCP/IP. Di antara tujuan-tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Terciptanya protokol-protokol umum, DoD memerlukan suatu protokol yg dapat ditentukan untuk semua jaringan.
2. Meningkatkan efisiensi komunikasi data.
3. Dapat dipadukan dengan teknologi WAN (Wide Area Network) yg telah ada.
4. Mudah dikonfigurasikan.

Tahun 1968 DoD ARPAnet (Advanced Reseach Project Agency) memulai penelitian yg kemudian menjadi cikal bakal packet switching .Packet switching inilah yg memungkinkan komunikasi antara lapisan network (dibahas nanti) dimana data dijalankan dan disalurkan melalui jaringan dalam bentuk unit-unit kecil yg disebut packet*. Tiap-tiap packet ini membawa informasi alamatnya masing-masing yg ditangani dengan khusus oleh jaringan tersebut dan tidak tergantung dengan paket-paket lain. Jaringan yg dikembangkan ini, yg menggunakan ARPAnet sebagai tulang punggungnya, menjadi terkenal sebagai internet.

Protokol-protokol TCP/IP dikembangkan lebih lanjut pada awal 1980 dan menjadi protokol-protokol standar untuk ARPAnet pada tahun 1983. Protokol-protokol ini mengalami peningkatan popularitas di komunitas pemakai ketika TCP/IP digabungkan menjadi versi 4.2 dari BSD (Berkeley Standard Distribution) UNIX. Versi ini digunakan secara luas pada institusi penelitian dan pendidikan dan digunakan sebagai dasar dari beberapa penerapan UNIX komersial, termasuk SunOS dari Sun dan Ultrix dari Digital. Karena BSD UNIX mendirikan hubungan antara TCP/IP dan sistem operasi UNIX, banyak implementasi UNIX sekarang menggabungkan TCP/IP. unit informasi yg mana jaringan berkomunikasi. Tiap-tiap paket berisi identitas (header) station pengirim dan penerima, informasi error-control, permintaan suatu layanan dalam lapisan network, informasi bagaimana menangani permintaan dan sembarang data penting yg harus ditransfer.

Layanan apa saja yg diberikan oleh TCP/IP

Berikut ini adalah layanan "Tradisional" yg dilakukan TCP/IP :
Pengiriman file (file transfer). File Transfer Protokol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yg satu untuk dapat mengirim ataupun menerima file ke komputer jaringan. Karena masalah keamanan data, maka FTP seringkali memerlukan nama pengguna (username) dan password, meskipun banyak juga FTP yg dapat diakses melalui anonymous, lias tidak berpassword. (lihat RFC 959 untuk spesifikasi FTP)
Remote login. Network terminal Protokol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer didalam suatu jaringan. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari komputer jaringan tersebut.( lihat RFC 854 dan 855 untuk spesifikasi telnet lebih lanjut)
Computer mail. Digunakan untuk menerapkan sistem elektronik mail.
Network File System (NFS). Pelayanan akses file-file jarak jauh yg memungkinkan klien-klien untuk mengakses file-file pada komputer jaringan jarak jauh walaupun file tersebut disimpan secara lokal. (lihat RFC 1001 dan 1002 untuk keterangan lebih lanjut)
remote execution. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program didalam komputer yg berbeda. Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yg terbatas, sedangkan ia memerlukan sumber yg banyak dalam suatu system komputer. Ada beberapa jenis remote execution, ada yg berupa perintah-perintah dasar saja, yaitu yg dapat dijalankan dalam system komputer yg sama dan ada pula yg menggunakan "prosedure remote call system", yg memungkinkan program untuk memanggil subroutine yg akan dijalankan di system komputer yg berbeda. (sebagai contoh dalam Berkeley UNIX ada perintah "rsh" dan "rexec")
Name servers. Nama database alamat yg digunakan pada internet (lihat RFC 822 dan 823 yg menjelaskan mengenai penggunaan protokol name server yg bertujuan untuk menentukan nama host di internet.)

RFC (Request For Comments) adalah merupakan standar yg digunakan dalam internet, meskipun ada juga isinya yg merupakan bahan diskusi ataupun omong kosong belaka. Diterbitkan oleh IAB (Internet Activities Board) yg merupakan komite independen para peneliti dan profesional yg mengerti teknis, kondisi dan evolusi sistem internet. Sebuah surat yg mengikuti nomor RFC menunjukan status RFC :

S : standard, standar resmi bagi internet
DS : Draft standard, protokol tahap akhir sebelum disetujui sebagai standar
PS : Proposed Standard, protokol pertimbangan untuk standar masa depan
I : Informational, berisikan bahan-bahan diskusi yg sifatnya informasi
E : Experimental, protokol dalam tahap percobaan tetapi bukan pada jalur standar.
H : Historic, protokol-protokol yg telah digantikan atau tidak lagi dipertimbangkan utk standarisasi.


Sumber : http://ipoelnet.blogspot.com/2010/03/pengertian-dan-sejarah-tcpip.html

Booming Pengguna Blackberry di Indonesia : Gengsi atau Fungsi ?

Fenomena perkembangan Blackberry di Indonesia terhitung yang tercepat di dunia. Bahkan diprediksi jumlah penggunanya dalam waktu dekat akan segera menyaingi jumlah penggunanya di AS dan Kanada. Tak kurang perusahaan vendor pembuat BlackBerry asal Kanada Research In Motion (RIM), mengatakan bahwa pengguna BlackBerry Indonesia merupakan pasar yang unik dan potensial. Tak hanya itu, Indonesia juga merupakan merupakan negara penyumbang keuntungan yang besar bagi Research In Motion. Hal itu diungkapkan oleh Gregory Wade, Regional Vice President, Researh in Motion Asia Pasific. "Indonesia memberikan kontribusi yang signifikan bagi RIM. Tapi saya tidak bisa memberikan angka spesifik untuk tiap negara atau regional," Greg menerangkan.

Jumlah pengguna BlackBerry di Indonesia pada pertengahan tahun 2009 saja sudah berkisar 300-400 ribu pelanggan, diproyeksi akan menjadi yang terbanyak di seluruh dunia dalam waktu dekat. Bahkan dalam kurun dua tahun sejak dikenalkan di Indonesia, pertumbuhannya melesat hampir 500% pada periode 2007-2008. Maka tak heran jika diperkirakan pengguna Blackberry di Indonesia akan menjadi yang terbanyak di dunia. "Pengguna BlackBerry terbanyak dunia saat ini ada di Amerika Serikat (AS) dan Kanada. Di AS sendiri penggunanya berkisar satu juta. Saya rasa Indonesia tak lama lagi akan melampaui angka itu," kata Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro di Jakarta.

Paparan angka-angka di atas tentu sangat mengejutkan kita, mengingat secara ekonomi, Indonesia masih berada dalam urutan ke 86 negara termiskin di dunia dilihat dari angka GDP-nya, belum lagi jika dilihat dari beban utang luar negri dan jumlah angka kemiskinan yang ada. Maka, semua fakta ini tentu akan mengarah pada sebuah pertanyaan, Mengapa dan Bagaimana pengguna Blakcberry di Indonesia ?

Keunikan Pengguna Blackberry di Indonesia

Pengguna Blackberry di lapisan dunia lain biasanya fokus untuk memenuhi kebutuhan kerja, namun di Indonesia yang terjadi adalah pergeseran dari fungsi kerja ke lifestyle. "Bukan untuk fungsi sebenarnya karena di Indonesia BlackBerry bukan buat working tapi sudah bergeser ke lifestye," kata Dirut Better-B, Kemal Arsjad, dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Better-B adalah salah satu pengembang aplikasi BlackBerry dari Indonesia. Ia menambahkan , kebanyakan pengguna BlackBerry di Indonesia menggunakan gadgetnya untuk mengakses Facebook dan Twitter. Padahal, kegunaan dan fungsi dari BlackBerry, menurutnya, jauh lebih luas ketimbang hanya untuk mengakses situs jejaring sosial itu.

Senada dengan Kemar Arsyad, PR Manajer Hucthison CP Telecom, Arum K Prasopjo menuturkan “Hanya di Indonesia, BlackBerry digunakan oleh user non-corporate kalau di negara lain, BlackBerry digunakan untuk kepentingan corporate,” .

Salah satu yang mengagetkan adalah, Personal Identity Number (PIN) yang digunakan untuk Blackberry Mesenger (BBM) yang selama ini dikenal dengan keekslusifan dan kerahasiaannya, ternyata di Indonesia berubah dengan cepat menjadi sesuatu yang ‘diobral’ disana-sini. Setiap orang dengan mudah bertukar PIN Bbnya di situs jejaring sosial manapun. Ini sebuah kenyataan yang bisa dilihat menguntungkan bagi sebagian orang, tetapi juga menjadikan harus lebih mawas agar PIN tidak jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab.

MarkPlus menjalankan sebuah survei terhadap beban trafik data operator penyedia layanan BlackBerry, dan menghasilkan angka 45% di antaranya dipergunakan untuk email, 45% untuk chatting dan social networking khususnya Facebook dan 10% sisanya untuk browsing.

Data diatas menunjukkan, meskipun secara prosentase antara penggunaan email dan chatting / FB adalah sama, tetapi jika dilihat dari kuantitas beban chatting yang ringan, maka itu menunjukkan bahwa penggunaan terbesar dan paling sering pengguna BB di Indonesia adalah untuk chatting dan social networking.

"Berbeda dengan di negara-negara maju. Di sana, BlackBerry kebanyakan dipakai untuk push mail. Jadi jangan percaya kalau di sini ada orang beli BlackBerry cuma untuk push mail. Yakin deh, mereka beli cuma buat chatting dan Facebook," tandas Alex, Chief Brand Consultant MarkPlus.

Gengsi atau Fungsi ?

Dengan berbekal data dan paparan di atas, maka kemudian muncul pertanyaan lanjutan apakah pengguna Blackberry di Indonesia benar-benar membeli gadget tersebut karena fungsi utama yang dimiliki atau atas nama sebuah gengsi. Banyak yang hingga hari ini menganggap bahwa perangkat blackberry dengan harganya yang tinggi bisa menjadi alat untuk meningkatkan daya tawar seseorang di hadapan rekan kerja atau bisnisnya .

Jika dilihat dari biaya lebih yang harus digunakan seseorang untuk menebus sebuah gadget Blakberry idamannya, padahal pada saat yang sama ia bisa membeli smartphone dari vendor lain dengan kemampuan dan aplikasi yang jauh lebih lengkap, maka jawaban bahwa fenomena booming blackberry di Indonesia adalah sebuah pertaruhan gengsi cukup bisa dipertanggungjawabkan.

Saya tidak menafikkan sebagian pengguna lainnya yang benar-benar berorientasi pada fungsi bisnis dengan pushmailnya. Tapi selama penggunaan Blakcberry masih terdominasi dengan chatting dan social networking, maka kesimpulan sederhananya adalah : Indonesia dengan perilaku konsumennya yang unik telah berhasil membuat Blackberry keluar dari ekslusifitasnya sebagai perangkat kantoran, menjadi gadget sejuta umat yang didamkan semua lapisan masyarakat !

Sumber : http://www.indonesiaoptimis.com/2010/12/booming-pengguna-blackberry-di.html